Kamis, 29 Oktober 2015

Refleksi Kegiatan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 87 Desa Tanjung Kesuma

Pemuda menjadi bagian penting dalam sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, dalam mengisi kemerdekaan ini pemuda juga menjadi bagian dalam pembangunan.
Untuk membawa spirit pemuda pejuang kemerdekaan, Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi salah satu pengikat persatuan dan persatuan pemuda.
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke 87, Pemuda Pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna Kesuma Dirgantara bekerjasama dengan warga masyarakat Dusun 3 desa Tanjung Kesuma, menggelar kegiatan Upacara bendera.
Kegiatan ini dilakukan di tengah persawahan Dusun III. Tepat berada di sisi Jalan Lintas Timur Sumatera.
Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari pemuda pemudi anggota dan pengurus Karang Taruna, jajaran aparatur pemerintah desa Tanjung Kesuma, Pengurus dan Anggota Lembaga/organisasi desa (LPMD, BPD, PKK, GAPOKTAN dll.) dan segenap warga masyarakat.
Acara juga dihadiri Tamu Undangan yang terdiri dari Uspika (Unsur Pimpinan Kecamatan Purbolinggo, Komunitas Motor Adventure, Komunitas Sepeda Ontel SOPAN Purbolinggo, dan Pengurus Karang Taruna Desa Tegal Ombo Way Bungur dan tamu undangan lainnya.
Acara ini dimeriahkan juga dengan penampilan Group Drumband Gita Perdana Kesuma yang dibawakan siswa siswi SDN 2 Tanjung Kesuma.
Kegiatan ini ternyata ampu menyedot perhatian warga masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mereka selain ingin menyaksikan juga sekaligus mengikuti Upacara yang dilaksanakan didesanya.
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 87 ini  yang kedua kalinya digelar di Desa Tanjung Kesuma. Peringatan sejenis pernah dilaksanakan di dusun IV Tanjung Kesuma pada Tahun 2014.
Sugianto HS.(Kepala Desa Tanjung Kesuma) selaku pembina upacara menyatakan bahwa Karang Taruna adalah elemen penting di Desa sebagai Sarana Kaderisasi Pemerintah Desa, organisasi dan Lembaga Desa Tanjung Kesuma.
Dalam amanatnya, Kepala Desa juga berpesan bahwa Kiprah Karang Taruna menjadi bagian nyata dari partisipasi pemuda dalam membangun desa.
Pemerintah Desa Tanjung  Kesuma juga akan menempatkan pemuda  sebagai subyek Pembangunan desa kedepan. Kegiatan ini adalah upaya menjalin persatuan antar pemuda desa.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 87 ini dilaksanakan atas prakarsa Pemuda Pemudi yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna Kesuma Dirgantara Desa Tanjung Kesuma.
Usai pelaksanaan upacara, Drumband Gita Perdana Kesuma membawakan lagu lagu perjuangan. Mereka membawakan lagu lagu ini di tengah lokasi upacara dengan membentuk beberapa formasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan tim Motor  Adventure yang akan menaklukan tantangan alam Desa Tanjung Kesuma.
Beragam atraksi ditampilkan oleh tim Motor Adventure Purbolinggo Way Bungur yang di prakarsa Indra Erlangga Way Bungur.  Melewati medan ekstrim di areal persawahan, Anggota tim Adventure menampilkan kepiawaian dalam mengendarai motor trail.
Atraksi Puluhan anggota komunitas Motor Adventure ini mampu menyedot perhatian masyarakat Desa Tanjung Kesuma dan sekitarnya.

Album Kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda 87

Sabtu, 24 Oktober 2015

Peringati HSP 87, Kesuma Dirgantara gelar Upacara Bendera

Karang Taruna Kesuma Dirgantara Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur akan menggelar kegiatan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 87 pada Rabu 28 Oktober 2015.
Acara tersebut akan dilaksanakan.di areal persawahan Dusun 3 Tanjung Kesuma yang berada di pinggir Jalan Lintas Timur Sumatera.
Menurut ketua pelaksana kegiatan, Emon Saputra, Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini terbuka untuk Umum bagi pemuda pemudi dan warga masyarakat Desa Tanjung Kesuma dan sekitarnya.
Kegiatan yang diprakarsai Pemuda Pemudi Karang Taruna selain.bertujuan untuk memperingati Lahirnya Sumpah Pemuda 1928, juga sebagai sarana untuk.mempererat silaturahmi antar pemuda dan warga masyarakat.
Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 87 ini adalah acara tahun kedua. Pada Tahun 2014, upacara peringatan sejenis sudah pernah dilaksanakan di  areal persawahan Dusun IV Tanjung Kesuma.
Melalui pelaksanaan peringatan.HSP 87, Pemerintah Desa Tanjung Kesuma  mendorong agar partisipasi warga masyarakat semakin membaik. Salam .

Kamis, 22 Oktober 2015

Peringatan Tahun Baru 1437 H dusun IV meriah

22 Oktober 2015, dilaksanakan Peringatan Tahun Baru 1437 H di Dusun VI. Acara yang dipusatkan di Halaman Mushola Al-Ma'ruf dihadiri ratusan warga dusun IV yang terdiri dari tokoh masyarakat, Tokoh Agama , dan warga masyarakat mulai dari anak anak hingga orang dewasa.
Dalam Sambutannya Hi. M. Arif Bijaksana selaku pengurus Mushola  Al-Ma'ruf, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh warga masyarakat dan tamu undangan yang hadir. Secara khusus ia juga berpesan agar warga masyarakat dusun IV bisa.mendapat pencerahan dari penceramah.
Suswanto selaku Kadus IV menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga dan tamu undangan yang telah berpartisipasi dalam.Peringatan ini.
Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi tradisi tahunan sebagai salah satu Peringatan Hari Besar Islam. Sebagai Kepala Dusun ia.juga berencana akan segera membentuk Panitia Peringatan Hari Besar Islam ditingkat dusun.
Acara inti peringatan ini diisi dengan Tausiah agama yang disampaikan oleh Hi. M. Nurdin. Mengingatkan untuk memaknai bulan Muharram sebagai salah satu bulan suci. Bulan Muharram dapat menjadi sarana untuk berbuat kebaikan.
Ia juga mengajak momentum tahun baru Hijriyah ini sebagai sarana untuk melakukan Musabaqah. Yaitu melihat lagi apa yang sudah dilakukan.selama satu tahun yang sudah lewat dan merencanakan apa saja yang akan dilaksanakan kedepan.
Hal penting yang disampaikan oleh M. Nurdin,  adalah mengenai Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharam. Banyak kejadian penting yang terjadi pada tanggal tersebut pada masa sebelum Nabi Muhammad SAW., yang bisa menjadi sarana untuk meningkatkan nilai ibadah kita.
Acara ditutup dengan do'a yang dipimpin oleh Hi. Ahmad.
Mengakhiri acara ini, dilaksanakan acara makan bersama. Tradisi ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi semua orang.
Makan bersama warga satu dusun merupakan kesempatan langka. Selain menjalin keakraban sesama warga, kesempatan ini juga dirindukan anak anak.
Acara peringatan ini dimeriahkan dengan penampilan seni janeng. Lagu lagu shalawat dan lagu lagu religi. Perpaduan seni tradisional yang menggunakan alat alat gamelan seperti kendang, sharon, gong dan alat lain menyajikan nuansa tersendiri.
Kelompok seni janeng yang dimotori warga dusun IV dan beberapa warga dusun.lainnya menjadi aset seni tradisional Desa Tanjung Kesuma.

Program Kerja Jangka Pendek Karang Taruna Kesuma Dirgantara

Karang Taruna Kesuma Dirgantara menerjunkan 40 an Petugas Pencacah yang terdiri dari pengurus, anggota bidang dan kader Karang Taruna Tingkat Dusun untuk melakukan pendataan dengan cara mendatangi setiap Rumah Tangga yang ada di Desa Tanjung Kesuma.
Pendataan ini merupakan Program Kerja Jangka Pendek Karang Taruna Kesuma Dirgantara.
Kegiatan sini selain bertujuan untuk mengenalkan Keberadaan Karang Taruna di Desa Tanjung Kesuma, juga untuk menggali potensi desa dari berbagai bidang. Bidang Sosial, Ekonomi, Pendidikan Anak, Kesehatan (Golongan Darah warga), dan menghimpun saran dan masukan warga masyarakat terkait keberadaan organisasi Karang Taruna di Desa Tanjung Kesuma.

Senin, 19 Oktober 2015

Peringati Tahun Baru Islam 1437 H, Warga Dusun VI gelar Pengajian

Senin 19 Oktober 2015, warga dusun VI melaksanakan Peringatan Tahun Baru Islam 1437 H. Bertempat di Halaman Rumah Gunadi (Kepala Dusun VI) acara ini berlangsung khidmat. Dihadiri oleh 100 an warga dusun VI mulai anak anak, remaja, orang dewasa. 

Acara ini juga oleh Nur Fauzan (anggota DPRD Kab. Lampung Timur) jajaran Pemerintah Desa Tanjung Kesuma, Kepala kepala Dusun, Anggota LPMD Tanjung Kesuma, Sesepuh Dusun, Tokoh Agama, dan tamu undangan lainnya.

Dalam Acara ini Jahidin (Kasi Pertanian) mewakili Kepala Desa Tanjung Kesuma, menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga dusun VI atas partisipasi dan kebersamaan dalam Acara ini.

Untuk memaknai Peringatan Tahun Baru Islam 1437H Priyo Budi Utomo (Penceramah) mengajak kepada seluruh  warga masyarakat untuk menjaga rasa syukur.

Ia mengingatkan bahwa pada hari pembalasan (di Padang Magshar)   manusia dalam kondisi yang berbeda beda sesuai dengan amal perbuatannya.

Beliau berpesan untuk warga untuk selalu merindukan Rasulullah agar kita juga bagian dari orang yang di merindukan saat di hari pembalasan.

Pada akhir acara warga kemudian.menggelar acara makan bersama. Pada acara ini masyarakat membawa makanan berikut lauk pauk yang dihidangkan untuk seluruh warga yang hadir.

Kebersamaan ini menjadi salah satu kearifan lokal yang dimiliki.warga dusun VI Tanjung Kesuma. Semua pasti berharap agar tradisi ini tetap terjaga.