Sabtu, 29 November 2014

Warga Dusun VI "Bongkar" Lumbung Paceklik

Minggu 30 November 2014 warga Dusun VI Tanjung Kesuma yang menjadi anggota kelompok Lumbung Paceklik  melakukan pembongkaran simpanan Gabah. Penyimpanan gabah dikediaman Saryono sudah dilakukan sejak musim panen tahun 2014 ini menghasilkan total gabah sebanyak 4.828 kg. Gabah ini dipinjam oleh 20 anggota untuk beragam keperluan mulai dari mencukupi kebutuhan sehari-hari dan biaya persiapan musim tanan 2015.
Pembongkaran lumbung Paceklik ini dipimpin langsung oleh ketua Lumbung Miyono bantu oleh Saryono dan seluruh anggota. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gunadi (Kepala Dusun VI), Sugianto (Kepala Desa)  dan Suyatno (Sie Perekonomian LPMD)

Warga Dusun V Gotong Royong

Pembuatan jalan tembus di Dusun V dilaksanakan dengan cata gotong royong. Hari Minggu 30November 2014 warga melaksanakan pemasangan buis untuk jembatan penghubung di jalan tembus tersebut.

Gotong royong yang dilaksanakan oleh 40an warga dusun V ini dipimpin lansung oleh Maryatna (kepala Dusun V), dan ditinjau langsung oleh Slamet R (Kaur Pembangunan), Sutisna (Kaur Pemerintahan), Agus Haryadi (Kaur Keuangan), Oji Junaedi (Kasi Keamanan) Widodo &Sulaeman (Sie Sarana Prasarana LPMD), dan Suyatno (Sie Perekonomian LPMD).


Temu Anggota Lumbung Paceklik

Sabtu 29 November 2014,  Kelompok Lumbung Paceklik Dusun VI Tanjung Kesuma melaksanakan pertemuan anggota. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka memusyawarahkan pembongkaran simpanan gabah pada musim paceklik 2014.
Saryono ketua kelompok lumbung menyampaikan bahwa sampai dengan musim 2014, kelompok ini memiliki kekayaan sebesar 4.536 kg. Dari 42 saham dengan besar saham 108 kg/saham.
Pada pertemuan ini anggota bisa mengajujan pinjaman berupa gabah sesuai kebutuhan masing-masing. Harga gabah kering kering giling saat ini adalah Rp.5.000,-/kg.
Angota menyepakati gabah di lumbung akan dibongkar pada hari  Minggu 30 November 2014 mulai pukul 08.00 wib.
Pada pertemuan inj juga dibahas bahwa tempat penyimpanan gabah untuk tahun depan sudah tidak akan mampu menampung jumlah gabah yang masuk. Oleh karena itu dibutuhkan pembuatan tempat penyimpanan yang baru. Rencananya musyawarah penyiapan tempat baru ini akan dilaksanakan pada hari Selasa 2 Desember 2014.

Jumat, 28 November 2014

Sebatang Bambu Berniai Ratusan Ribu Rupiah.

Ditangan Lanjar (warga Dusun VI) Tanjung Kesuma, sebatang bambu bisa digunakan sebagai bahan pembuat 3 buah sangkar burung. Dengan ketrampilan yang dimiliki Lanjar bambu ini dipotong, dibelah dan dibersihkan untuk dibuat jari-jari dan rangka sangkar burung.
Ia menekuni pembuatan sangkar burung ini sejak setahun lalu menggunakan bambu dan limbah kayu dari usaha meubeler.
Sangkar yang ia buat bisa terjual rata-rata 100 - 200 rb rupiah per buah. Sangkar ini ia jual dalam kondisi mentah (belum di cat atau politur). Pembeli sangkar burung buatannya ini biasanya adalah  para pengecer sangkar burung yang berasal dari kecamatan Way Bungur. Selain itu penghobi burung juha kerap memesan langsung kepadanya.

Rabu, 26 November 2014

Selamatkan lingkungan dengan pertahankan jumlah Pohon

Kebutuhan kayu untuk berbagai keperluan makin hari makin meningkat. Hal ini menyebabkan meningkatnya kegiatan  penebangan pohon. Penebangan pohon yang berlebihan dan tidak seimbang dengan upaya penanaman kembali, bisa berdampak bagi lingkungan. Perubahan iklim mikro, meningkatnya erosi, berkurangnya pasokan oksigen adalah sedikit contoh dampak negatif penebangan pohon berlebihan.
Kesadaran menanam pohon perlu ditumbuhkan ditingkat masyarakat. Tak memandang lapisan umur dan golongan. Semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kelestarian lingkungan agar dapat menopang kehidupan manusia.

Minggu, 23 November 2014

Ambulan Gratis di Tanjung Kesuma

Kebutuhan akan sarana transportasi untuk layanan medis bagi masyarakat perdesaan makin hari makin tinggi. Hal ini selaras dengan tingginya kesadaran warga masyarakat untuk mempertahankan dan menjaga kesehatannya. Hal inilah nenjadi dasar pemikiran Bpk. Agus Kholik (warga dusun III) Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo) yang dengan ikhlas menyediakab kendaraan roda empatnya untuk  dijadikan mobil ambulan gratis.
Sudah lebih satu tahun pemilik usaha Mitra Jaya Group ini mendedikasikan Ambulan Gratis untuk warga masyarakat kurang mampu. Mulanya Ambulan Gratis ini untuk membantu warga Tanjubg Kesuma, namun respon masyarakat desa bahkan kecamatan lain cukup tinggi, maka saat ini kendaraan Ambulan Gratis ini diperuntukkan masyarakat di dua kecamatan (Purbolinggo dan Way Bungur).

Survai Lokasi dan Pengenalan Budidaya Sorgum

Minggu 23 November Tokoh pemuda dan Pengurus Seksi Perekonomian LPMD Tanjung Kesuma kedatangan tamu. Mr.Li (asal Turki) didampingi oleh Bpk. Suhardi, Yono dan  Wahyu. Kedatangan mereka dalam rangka mengenalkan kemitraan budidaya Sorgum kepada masyarakat.

Sabtu, 22 November 2014

Membuat Sodetan Saluran Air

Minggu, 23 November 2014, Slamet Rianto (Kaur Pembangunan) dan Suyatno (Anggota Sie Perekonomian LPMD) dan Dadang Suryana (Tokoh Pemuda)Tanjung Kesuma, memantau kegiatan gotong royong pembuatan sodetan saluran air di lokasi Dusun VI Tanjung Kesuma. Pembuatan sodetan ini bertujuan untuk meminimalkan kehilangan air karena kerusakan tanggul penahan sodetan air.Menurut koordinator penggarap  sawah yang memperoleh aliraan air, Bpk. Agus Subandi, persoalan kesulitan air sudah dihadapi bertahun-tahun. Baru tahun ini terwujud swadaya pembuatan sodetan yang permanen.

Kegiatan LPMD Tanjung Kesuma

Jum'at 21 November 2014 Ir. H. Apippudin dan Suyatno Pengurus LPMD Tanjung Kesuma mengadakan pengecekan lokasi sodetan saluran air yang mengalami kerusakan. Pengecekan ini dilakukan atas usulan Bpk. Agus Subandi (warga Dusun VI) sekaligus menunjukkan kondisi saluran air yang mengalami kerusakan. Saluran ini  digunakan untuk mengairi 5 hektar sawah.

Minggu, 16 November 2014

Isi Refleksi Napak Tilas

Merefleksikan kembali apa yang sudah dilakukan merupakan kebiasaan baik. Dengan melaksanakan refleksi, setiap orang bisa melihat kembali apa saja proses yang telah terjadi, perasaan apa yang berkembang,  kesan dan pesan pasca kegiatan.

Pada Rabu 13 November 2014, pemuda peserta dan tim pendukung acara Napak Tilas Tapal Batas Desa melakukan refleksi di Kediaman Kepala Dusun III (Miskanto).

Acara yang difasilitasi Dadang Suryana ini memberikan ruang kepada seluruh  peserta untuk merefleksikan perasaan, twmuan dan masukan terhadap kegiatan kepemudaan dan desa. Berikut petikan acara refleksi.

Emon Saputra :
Pertama kali diajak saya merasa ini adalah tantangan tersendiri. Ide yang Luar Biasa, karena bisa menambah wawasan saya mengenai batas desa. Dari kegiatan tersebut saya merasasakan timbulnya kekeluargaan dari pemuda dusun lain.
Rasa lelah kami terbayar setelah saya merasakan manfaatnya. Dulu orang tua kami yang tahu saat ini diberi tahu. Usulan lebih banyak peserta agar lebih meriah dan lanjut ke tapal batas dusun dari I s/d 6.

Aji Suhendra:
Kesan Luar Biasa, Bangga, ada motivasi sehingga merasa kuat. Jadi tahu batas desa. Usul: Napak tilas ini hatus dipertahankan. Bazar dari karya pemuda untuk kegiatan amal.

Romi Darmawan:
Terimakasih kepada para pendukung. Jadi Tahu batas alam desa Tanjung Kesuma.

Ahmad Kushaini: 
Kesan yang saya rasakan adalah saya punya keluarga baru, terjalin ikatan batin antata satu sama lain baik peserta maupun tim pendukung. Batas tidak kalah penting merasa saling memilikil. Pesan saya apapun bentuk kegiatan selama itu positip saya siap mendukung. Apalagi yg lebih menantang.

Suratmin:
Merasa bangga, karena saya pendatang. Belum tentu semua desa melaksanakan acara seperti ini. Jadi lebih tahu tentang Tanjung Kesuma. Usul kedepan tidak hanya Tanjung Kesuma tapi ke Purbolinggo.

Dudu Budianto:
Kesan saya kegiatan ini perlu dilestarikan karena bisa mengikat pemuda agar lebih solid tidak terpetakan tiap dusun. Masih banyak potensi dikalangan pemuda. Potensi itu bisa jadi nilai jual yang bisa dikelola pemuda. Misal penghijauan di lahan lahan kosong dan gersang. Kondisi ini bisa menjadi potensi. Utamanya kebersamaan pemuda.

Aprizal Dwi Yulianto:
Senang bisa kumpul dengan bapak bapak pamong saya merasa dihormati dan dihargai.

Jumanto: 
Luar biasa, sampai sekarang masih membekas dalam pikiran saya, soal batas desa. Tanggapan warga desa lain untuk ikut kegiatan seperri Tanjung Kesuma. Jangan sampai mereka mengambil lokasi tanah desa kita. Jangan sampai tanah desa kita dicaplok otang lain. Ini tanah kelahiran saya pasti saya tidak terima. Kebersamaan dengan tim. Usulan agar batas dipatok agar mereka yang diluar desa tidak bisa mencaplok lagi. Saya swdih jika desa kita diambil orang lagi. Mohon kepada aparat desa agar mempertegas batas desa supaya kita tidak terrtindas.

Andi Suhendra:
Saya merasa bangga menjadi Tim Napak Tilas untuk yang pertama kali. Alhamdulillah lancar. Semoga ini bisa berjalan kedepan.

Sofyan:
Senang bisa berkumpul dengan teman teman pemuda desa. Usulan kedepan agar tetangga desa  bisa ikut serta untuk menjadi saksi.

Dadang Suryana:
Mengapresiasi semangat pemuda. Ternyata desa ini tidak kosong dari pemuda. Kemajemukan dari pemuda. Ini sejarah dari kita.

Suwanto:
saya sangat mendukung acara pemuda yabg positip. Agar desa lain tau bahwa pemuda tanjung kesuma ada kebersamaan. Agara kita makin erat antar pemuda. Ada wilayah tertentu yang sawah masuk Tanjung Kesuma tapi IPPAIR dan jangolan masuk ke desa lain. Saya sangat apresiasi ide ide  untuk  memajukan pemuda Tanjung Kesuma.

Sugiarto:
Saya sangat senang. Tahun depan kita bisa mengadakan acara seperti itu  dengan peserta yang lebih banyak.

Analisa dan Pengembangan Kegiatan.

Sumirah:
Terimakasih atas keikutsertaan teman teman. Pemuda bisa mengetahui batas batas desa, sejauh ini belum ada cerita yang sudah pernah melewati dan bisa mengetahui luasnya wilayah Tanjung Kesuma.
Batas batas harus diberi patok jangan sampai wilayah kita dicaplok desa lain.  Untuk kedepan kita jangan kecolongan. Siapa lagi kalau bukan kita, supaya kita tahu batas desa. Kalau selama ini kita hanya mendengar cerita sekarang kita bisa menceritakan. Saya mohon maaf ketua sangat sibuk, tapi jangan khawatir tetap akan didukung. Kedepan klu kita bersatu akan lebih kuat. Kani siap menerima aspirasi teman teman untuk saya sampaikan ke LPMD.

Miskanto:
Senang dengan kegiatan ini, harapannya kedepan  pemuda ini bisa mengajak teman-teman yang lain untuk lebih aktif.

Suyatno:
Napak Tilas itu spirit untuk menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan dan kesadaran tinggal di desa.Siapapun kita baik lahir besar di desa ini ataupun yang berasal dari luar desa tidaklah penting. Realitasnya saat ini kita semua tinggal di desa ini, membesarkan anak, hingga menggantungkan harapan-harapan di desa ini. Saat ini kita terikat pada kesamaan lokasi yaitu desa Tanjung Kesuma. Apakah kita menjadi sedang menjadi warga atau aparatur desa atau pengurus lembag desa, kita semua sama-sama memiliki kesempatan yang sama untuk memajukan desa.   Kita semua punya bisa punya ruang peran dan saluran untuk menyampaikan aspirasi ide dan gagasan apapun.  Sehebat apapun ide tidaklah akan berarti apa-apa jika tidak dilaksanakan. Perlu kesadaran tinggi untuk bisa menjadikan ide dan gagasan menjadi tindakan.

Apresiasi tertinggi patut disampaikan kepada tim Napak Tilas Tapal Batas yang telah menorehkan sejarah di Desa Tanjung Kesuma. Anda adalah pelaku sejarah, disaat banyak orang hanya bisa meninjukkan batas desa, Anda sudah pernah berjalan menyusuri. Bukan pada hasil berupa data semata yang akan di tuju. Namun semangat yang tumbuh karena And sudah menujukan kepedulian terhadap desa.

Kamis, 13 November 2014

Refleksi Napak Tilas Tapal Batas

Napak Tilas Tapal Batas
10 Orang Pemuda melewati 11titik pemberhentian si saksikan dan di dampingi oleh 14 tim pendukung.

Nama peserta: 
1. Emon Saputra (Dusun III)
2. Supiyan
3. Jumanto (Dusun III)
4. Ahmad Khusaini (Dusun V)
5. Aji Suhendra (Dusun V)
6. Romi Dermawan  (Dusun V)
7. Suratmin (Dusun VI)
8. Dudu Budianto (Dusun IV)   
9. Aprijal Dwi Yulianto          
10. Andi Suhendra.  

2.Tim Pendukung.. 

1. Suyatno SP.
2. Purwanto
3. Dadang Suryana
4. Giarto                    
5. Miskanto                
6. Siswanto                            
7. Uus Sopiyan                 
8. Jefri A.S., S.Kom.                         
9. Sumirah, S.Pd.  
10. H.Tumino                            
11. Pelda. Dili Supiyanto               
12. Hamim
13. Erna
14. Useng

Acara Penyambutan Tim Napak Tilas Tapal Batas Desa.

Senin 14.30 wib, Tim Napak Tilas Tqpal Batas, tiba di balai desa. Mereka disambut oleh Kusno Waluyo, S.Pt.,M.M. (Ketua BPD), Mulyanto,S.Pd. ( Ketua LPMD) dan Useng (Sekretaris Desa) Tanjung Kesuma.

Acara Penyambutan dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang di pimpin Oleh Sutini selaku dirigen. Suasana khidmat langsung terasa di ruangan Balai Desa Tanjung Kesuma.
Rasa lelah setelah menempuh perjalanan  mengelilingi batas luar desa, seolah sirna seketika pada saat tim dengan bersemangat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mengikat rasa nasionalisme dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.

Sambutan Pemuda Tanjung Kesuma
Tim Napak Tilas Tapal Batas Desa
Disampaikan Pada Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2014.

Assalamualaiku Wr. Wb.
Bapak Kepala Desa Tanjung Kesuma beserta jajaran Pemerintah Desa yang Kami Hormati
Bapak  Ketua LPMD Tanjung Kesuma beserta Anggota
Bapak Ketua BPD Tanjung Kesuma beserta Anggota
Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Hadirin yang berbahagia.

Pertama tama marilah kita panjatkan Puji Syukur kita Kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua sehingga dihari yang bersejarah ini kita masih dipertemukan dalam keadaan sehat dan tak kurang satu apapun.

Sholawat dan salam mari senantiasa kita sanjungkan kepada junjungan kita nabi Muhammad S.A.W yang kita teladani kepahlawanannya juga kita nantikan safaatnya di yaumil akhir nanti. Aamiin....

Bapak Ibu Hadirin Sekalian. Sebelumnya kami menyampaikan rasa haru  kami atas penyambutan yang dilaksanakan hari ini. Kami selaku pemuda merasa sangat tersanjung atas respon pemerintahan desa dan jajarannya terhadap langkah kecil kami sebagai pemuda Tanjung Kesuma untuk memperingati Hari Pahlawan Tingkat Desa Tanjung Kesuma.

Kami bukan bermaksud menunjukan keinginan kami menjadi pahlawan. Namun kami ingin memaknai hari Pahlawan sebagai bentuk rasa hormat kami kepada para pendiri desa yang telah bekerja keras merintis Tanjung Kesuma hingga bisa menjadi tanah kelahiran kami, tempat tumbuh dan berkembang nya harapan harapann kami, hingga tempat kami menaruh rasa bangga kami kepada Desa ini.

Tanpa perjuangan yang tulus dari Para Pendiri Desa, yang mungkin salah satunya itu adalah buyut, kakek, dan orang tua kita semua tidak mungkin lahir Tanjung Kesuma hingga sekarang ini saat ini.

Oleh karena itu izinkan kami Pemuda untuk memberikan rasa hormat kami kepada mereka semua.

Tidak kalah pentingnya kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Jajaran Pemerintahan dan Organisasi Desa yang telah memberi Ruang dan Peran kepada kami Pemuda Tanjung Kesuma untuk juga turut membangun desa dengan cara yang berbeda.

Hari ini  kami melakukan Napak Tilas Batas Desa. Kami tidak sekedar mempertegas batas desa secara administratif, namun kami sedang coba memupuk  dan meperdalam rasa cinta kami kepada Desa ini. Dengan mengerti batas desa, bukan untuk membatasi pola pikir kami tentang desa ini.  Dengan menelusuri batas desa ini kami justru belajar untuk tidak membatasi kebanggaan, harapan dan rencana kami dalam turut berpartisipasi membangun desa ini.

Napak tilas ini akan kami jadikan tonggak Apresiasi sekaligus Penghimpun Pemuda Tanjung Kesuma. Harapan kami bisa menjadi sarana mempelajari sekaligus mengembangkan potensi Desa ini kedepan.

Melalui Napak Tilas Tapal Batas ini kami juga melakukan penentuan koordinat Batas Desa dengan GIS (Geography Information System) dengan peralatan GPS (Global Position System). Sebagai Informasi awal yang bisa dijadikan bahan untuk pemetaan desa yang lebih akurat dan partisipatip.
Izinkan kami mempersembahkan karya kecil kami ini kepada desa  Tercinta ini, sekaligus sebagai tanda komitmen kami untuk berpartisipasi membangun desa ini.

Akhirnya kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yabg telah membantu terlaksananya acara Napak Tilas Tapal Batas, semoga menjadi amal kebaikan kita semua. Aamiin.
Semoga Allah selalu meridhoi  langkah kita kedepan dan menjaga komitmen seluruh pihak dalam membangun Tanjung Kesuma yang lebih baik dan memililiki peradaban yang bisa dibanggakan generasi penerus.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

Senin, 10 November 2014

Menapaki Tapal Batas Desa Mebumbuhkan Harapan

Langkah Kecil yang kami lakukan ini mungkin tidak berarti apa-apa. Tapi kami hanya ingin membuktikan bahwa selama ini kami lahir, dibesarkan dan atau tinggal disebuah desa yang batas luarnya belum pernah kami tapaki.
Kalau bicara rasa nasionalisme, kami tidak perlu mengungkapkannya. Dengan Napak Tilas ini salah satu cara kami memupuk dan membuktikan rasa Bangga terhadap Desa Kami.  Sebagai tempat kami menggantungkan harapan dan masa depan kami.
Dengan demikian kebanggan kami juga akan tertanam kokoh terhadap Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Negara Indonesia.

Minggu, 09 November 2014

Pelepasan Tim Napak Tilas Tapal Batas Desa

Hari ini 10 November 2014 Jajaran Pemerintahan Desa Tanjung Kesuma melakukan pelepasan Tim Napak Tilas Tapal Batas Desa Tanjung Kesuma. Pelepasan yang dilaksanakan pada pukul 07.30 wib di Tugu Batas Desa Dusun I Tanjung Kesuma ini dipimpin langsung oleh Sugianto HS. (Kepala Desa Tanjung Kesuma).
Napak Tilas Tapal Batas ini dilaksanakan oleh Tim yang terdiri dari 12 orang pemuda yang berasal dari 6 dusun di Tanjung Kesuma. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2014.
Hadir pada pelepasan ini Pengurus LPMD, BPD, Tokoh Pemuda dan Toko Masyarakat Tanjung Kesuma.
Pada saat pelepasan ini Kepala Desa Tanjung Kesuma secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada tim dan menyerahkan Bendera kepada Dudu Budianto (Koordinator Tim) sekaligus menandai pelepasan tim Napak Tilas Tapal Batas untuk memulai perjalanan napak Tilas.


LPMD Tanjung Kesuma Survai Harga Upah Pekerja

Terjadinya perbedaan nilai upah pekerja buruh dan karyawan  di sebuah desa menarik untuk dikaji. Atas dasar inilah Seksi Perkononomian LPMD Tanjung Kesuma melakukan Survai Upah Pekerja di Desa Tanjung Kesuma.
Survai
menjadikan Upah Minimum Desa menjadi penting untuk bahan rembuk warga dalam rangka melindungi warga masyarakat baik yang diberi atau yang memberi kesempatan kerja.
Respon positip muncul dari Kepala Dusun II (Budi H.)  Kepala Dusun I (Nanang), Kepala Dusun III Miskanto, Kepala Dusun IV (Suwanto), Kepala Dusun IV ( Maryatna) dan Kepala Dusun VI (Gunadi).

Sabtu, 08 November 2014

Gotong Royong Warga Dusun III

Masyarakat Dusun III melaksanakan gotong royong pelebaran jalan dari dusun ke arah jalan lintas timur.
Gotong royong dipimpin langsung Miskanto (Kadus III). Hadir juga Jajaran Pemerintah Desa, Pengurus LPMD dan tokoh pemuda.

Jumat, 07 November 2014

Optimisme Petani

Musim kemarau belumlah berakhir. Walau hujan sudiah turun,  namun frekwensinya masih jarang.  Kondisi ini tidak menyurtkan niat petani untuk mulai bercocok tanam palawija.
Seperti yang dilakukan Mujiono (Warga Dusun VI) melakukan pemupukan pada tanaman jagungnya. Ia memanfaatkan lahan sawahnya  untuk ditanami jagung sembari menunggu musim hujan  dan musim tanam padi. Lahan ini biasa ia tanami padi.

Terwujudnya Harapan Petani Tanjung Kesuma

Kondisi infrastruktur jalan di areal pertanian  Dusun VI Tanjung Kesuma  yang buruk, menjadi penyebab lambannya perkembangan pertanian  dilokasi tersebut.  Selama ini petani mwngalami kesulitan mengangkut hasil pertanian karena jalan diareal tersebut masih berupa jalan tanah.
Saat ini kendala tersebut hampir sirna setelah adanya program perkerasan jalan telford diwilayah tersebut. Pada Jumat 6 November 2014 tumpukan batu belah sudah tampak di sekitar areal peladangan.

Rehab Saluran Irigasi

Menjelang musim penghujan, perbaikan saluran irigasi penting dilakukan. Hal ini dilakukan agar pengairan sawah pada musim tanam mendatang berjalan optimal. Saluran irigasi kerap mengalami kerusakan berupa kebocoran dan pendangkalan lantai saluran.
Pengurus dan anggota  P3A Dusun VI Tanjung Kesuma melaksanakan perbaikan saluran irigasi untuk mengatasi kehilangan air disepanjang saluran air.

Kamis, 06 November 2014

Persiapan Napak Tilas Tapal Batas

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2014, sekelompok pemuda Tanjung Kesuma berencana melaksanakan Napak Tilas Tapal Batas Desa Tanjung Kesuma.  Tim Napak Tilas rencananya akan mengelilingi batas Desa Tanjung Kesuma.
Untuk memantapkan rencana tersebut pemuda menggelar technical meeting dalam rangka membahas persiapan fisik, perlengkapan dan beberapa hal yang perlu disiapkan dalam kegiatan tersebut.
Menurut Dudu, koordinator Tim Napak Tilas Tapal Batas, ia telah melakukan koordinasi dengan beberapa pemuda di beberapa dusun di Tanjung Kesuma.
Ia juga menjelaskan beberapa persiapan seperti koordinasi dengan jajaran pemerintah desa sudah dilakukan.
Suyatno selaku fasilitator pertemuan  mengajak seluruh peserta musyawarah untuk melihat esensi Napak Tilas Tapal Batas ini sebagai Spirit membangun cara pandang pemuda terhadap desa. Napak Tilas juga sebagai bentuk penghargaan pemuda kepada para pendiri desa pada saat peringatan Hari Pahlawan.
Dadang Suryana mengajak swluruh peserta untuk menyepakati tim relawan dan tim pendukung untuk melaksanakan kegiatan secara sungguh sungguh dan menjaga nama baik desa.
Pemerintah Desa Tanjung Kesuma yang diwakili oleh Suwanto (Kadus IV) dan Miskanto (Dusun III) menyambut baik rencana pemuda ini. Suwanto menyatakan perasaan harunya atas rencana pemuda ini karena selama ini memang belum ada kegiatan semacam ini.
Miskanto.menambahkan harapannya kepada pemuda agar kegiatan Napak Tilas ini sebagai bentuk kegiatan positip yang harus dipupuk.
Ditempat terpisah, Kepala Desa akan  menkoordinasikan dengan jajaran pemerintah desa untuk melaksanakan upacara pelepasan Tim Napak Tilas Tapal Batas ini. Menurutnya, organisasi desa seperti LPMD dan BPD juga akan dilibatkan dalam acara pelepasan pada Tanggal 10 November 2014.

Rabu, 05 November 2014

Pembangunan Kantor LPMD dan BPD Tanjung Kesuma

Untuk mendukung pelayanan Pemerintah Desa Tanjung Kesuma, diperlukan sarana ruang kerja yang memadai. Atas dasar itulah LPMD melaksanakan pembangunan ruang kerja untuj LPMD dan BPD Tanjung Kesuma.

Senin, 03 November 2014

Seni Janeng Meriahkan Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1436

Kelompok Seni Janeng Dusun IV Tanjung Kesuma menampilkan seni gamelan yang dipadu dengan Sholawat Nabi  pada peringatan Tahun Baru Hijriyah.

PHBI Dusun IV Tanjung Kesuma Gelar Peringatan Tahun Baru Hijriyah

Malam hari ini bertepatan dengan Tanggal 10 Muharam 1436 H PHBI dan warg masyarakat Dusun IV menggelar Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1436 H. Peringatan ini mengambil lokasi di halaman rumah bpk. Ngatiman  dusun IV . Acara ini dihadiri oleh ratusan warga masyarkat yan g terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ibu-ibu, remaja dan  anak-anak.
Dalam kesempatan itu Bpk. Suwanto (Kepala Dusun IV) sekaligus ketua PHBI menyampaikan ucapan terimakasih kepda seluruh undangan yang hadir pada acara tersebut.

Kepala Dusun mengapresiasi pemerintah desa yang telah membantu pelaksanaan gotong royong selama ini. Bangga kepada masyarakat dengan sungguh sungguh telah melaksanakan gotong royong.

Pada tahun baru Hijriyah yang baru pertamakali dilaksanakan di Dusun IV Suwanto berharap agar pelaksanaan peringatan tahun baru hijriyah di tingkat dusun ini dapat terlaksana terus kedepan.

Kepala Desa Tanjung Kesuma  Bpk. Sugiyanto menyampaikan apresiasi kepada masyatakat dusun IV yang telah menunjukkan geliat kegiatan pembangunan.

Warga juga menunjukan antusias melaksanakan penyiapan badan jalan dengab kosekwensi apapun. Tanam tumbuh yang ada dengan rela dikorbankan demi kemajuan desa.

Terimaksih atas kerelaan bapak ibu semua mengiklaskan tanah untuk pelebaran jalan. Semoga menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir selama jalan ini digunakan oleh masyarakat.

Acara peringatan Tahun Baru Hijriyah inidi tutup dengan Doa yang dipimpin oleh pemuka agama desa Tanjung Kesuma Bpk. Hi. Ahmad. Dalam pesan singkatnya Hi. Ahmad mengajak seluruh warga untuk berhijrah menuju kebaikan sekaligus memanjatkan doa untuk keamanan dan keselamatan desa.