Kamis, 22 Desember 2016

Kepala Desa Tanjung Kesuma Terbitkan Surat Keputusan Susunan Pengelola BUM Desa Artha Jaya Kesuma

KEPUTUSAN KEPALA DESA TANJUNG KESUMA
Nomor  : 474/02. 3/BUMDES/2012/2016

T E N T A N G
PENETAPAN SUSUNAN PENGELOLA BADAN USAHA MILIK DESA
(BUM DESA) ARTHA JAYA KESUMA
DESA TANJUNG KESUMA KECAMATAN PURBOLINGGO
KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016 - 2019

KEPALA DESA TANJUNG KESUMA :

Menimbang
a.    bahwa untuk meningkatkan potensi ekonomi desa dan peningkatan Sumber Pendapatan Asli Desa perlu dibentuk Badan Usaha Milik Desa di Desa Tanjung Kesuma;
b.   bahwa dalam rangka kelancaran Penetapan Pelaksana Operasional  Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Artha jaya Kesuma Periode Tahun 2016 – 2019;
c.    bahwa untuk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud padahuruf  a di atas maka perlu ditetapkan dengan  Keputusan Kepala Desa Tanjung Kesuma.
    
Mengingat  

1)   Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa;
2)   Peraturan Pemerintah RI No 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang No. 6 tahun 2014 Tentang Desa;
3)   Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transiigrasi Republik Indonesia  No. 4  Tahun 2015    Tentang  Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa;
4)   Peraturan Daerah Lampung Timur No. 6 Tahun 2016 Badan Usaha Milik Desa;
5)   Peraturan Desa No.    Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Artha Jay Kesuma
6)   Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) BUM Desa Artha Jaya Kesuma;
7)   Berita Acara Musyawarah Desa Tentang Pendirian BUM Desa Artha Jaya Kesuma
8)   Berita Acara Musyawarah Penetapan Pengurus BUM Desa Artha jaya Kesuma


M E M U T U S K A N
Menetapkan        :

KESATU     :     Menetapkan Susunan Pelaksana Operasional & Struktur Organisasi Pengelola BUM Desa Artha Jaya Kesuma               Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur, sebagaimana tersebut pada lampiran Keputusan ini;
KEDUA       :     Keputusan ini diberikan kepada yang bersangkutan untuk diketahui dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.


KETIGA       :     Segala biaya yang ditimbulkan akibat dikeluarkannya Keputusan ini dibebankan kepada Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tanjung Kesuma yang sesuai;

Ditetapkan di        : Tanjung Kesuma
Pada Tanggal         : 17 Desember 2016


Kepala Desa
                                                                                    dto 

SUGIANTO HS.


 Tembusan Disampaiakan Kepada Yth :          
1.   Bupati Lampung Timur
2.   Kepala BPMPD Kab. Lampung Timur
3.   Bapak Camat Purbolinggo
4.   Ketua BPD Tanjung Kesuma
5.   Masing-masing yang bersangkutan
6.   Arsip.                                           




Selasa, 13 Desember 2016

Musyawarah Desa dirikan BUM Desa Artha Jaya Kesuma


Selasa 13/12/2016- Pemerintah Desa Tanjung Kesuma menggelar Musyawarah Desa.
Hadir dalam Musyawarah Desa ini Anggota BPD Tanjung Kesuma, Pemerintah Desa Tanjung Kesuma, LPMD Tanjung Kesuma, Pengurus dan anggota  organisasi kemasyarakatan desa, Pengurus KUBE Tunas Kesuma, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, pendamping Lokal Desa dan elemen masyarakat desa Tanjung Kesuma.


Dalam sambutannya, Sugianto HS. Kepala Desa Tanjung Kesuma menyampaikan apresiasi kepada Tim Perumus Rancangan Raperdes yang telah menyelesaikan tiga Rancangan Peraturan Desa. Lahirnya peraturan Desa akan menjadi pijakan penyelenggaraan pemerintahan Desa ke depan. Oleh karena itu ia membuka masukan dan saran terhadap rancangan peraturan desa sebelum di sahkan.
Musyawarah Desa yang di pimpin Ketua BPD Tanjung Kesuma di gelar dalam rangka Pengesahan 3 Peraturan Desa Tentang :
1. Keamanan, Ketertiban, Keindahan, Kebersihan  dan Kesehatan Lingkungan (K5L)
2. Sumber Pendapatan Asli Desa dan Perekonomian Masyarakat
3. Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa
Setelah semua rancangan peraturan desa di bacakan anggota BPD Tanjung Kesuma secara bergantian di laksanakan diskusi.
Ada beberapa masukan, koreksi, usulan dan pendapat terhadap Rancangan Peraturan Desa.
Pada Lampiran Perturan Desa tentang Sumber Pendapatan Asli Desa dan Perekonomian Masyarakat.

Setelah menerima usulan , pendapat dan melakukan koreksi pada Rancangan Peraturan Desa akhirnya Ketua BPD mengesahkan Rancangan Peraturan Desa.
Setelah acara pengesahan Rancangan Peraturan Desa, Kusno Waluyo menyampaikan hasil seleksi Calon Pengurus BUM Desa Artha Jaya Kesuma yang telah di laksanakan sebelumnya.
Pengawas :
1. Kusno Waluyo,S.Pt. MM.
2. Maridi HP., S.Ag
3. Hi. Tumino
4. Ahmad Firdaus.
Berikut nama nama orang yang telah ngikuti seleksi Calon Pelaksana Operasional BUM Desa:
1. Suyatno, SP.  (Calon Direktur)
2. Chaidir Anwar Riyadi (Calon Pengurus Unit Usaha Tata Busana)
3. Saryono (Calon Pengurus Unit Usaha Lumbung Pangan)
4. Dadang Suryana (Calon Pengurus Unit Serba Usaha)
5. Dhody Permana (Calon Pengurus Unit Usaha Air Minum Isi Ulang)
Pada tahap berikutnya Kusno Waluyo menanyakan Kesiapan para kandidat.
Sesi berikutnya adalah pemaparan Visi Misi dan Rencana Usaha BUM Desa Artha Jaya Kesuma oleh Suyatno sebagai Calon Direktur BUM Desa.
Pada awal pemaparan tersebut Suyatno menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BPD,LPMD dan Pemerintah Desa Tanjung Kesuma atas proses seleksi yang telah dilaksanakan.
Ia menjelaskan Latar Belakang Pendirian, dasar Hukum Pendirian serta Visi & Misi BUM Desa Artha Jaya Kesuma.
Berikutnya Suyatno menjelaskan tentang Jenis Usaha yang akan di kelola di BUM Desa, mengacu pada Pasal 10 Peraturan Daerah Lampung Timur No 11 Tahun 2016 tentang Jenis Usaha BUM Desa.
Suyatno membagi kriteria Jenis usaha kedalam dua bagian besar yaitu:
1. Unit Usaha Prioritas (dengan ciri produk  dan layanan dibutuhkan semua orang setiap saat). Meliputi Unit Usaha Tata Busana dan Lumbung Pangan dan Unit Serba Usaha.
2. UNIT Usaha Prospektif
(Dengan ciri Bahan baku dan pasar tersedia dalam jangka panjang) yang meliputi: Unit Pengelolaan Sampah Desa dan Unit Pengelolaan Sampah Dusun.
Pada penyampaian beberapa Unit Usaha yang akan dijalankan di BUM Desa, Suyatno sekaligus menyampaikan analisa potensi usaha, aspek produksi, pemasaran dan aspek manajemen usaha.
Syarat utama usaha yang akan di mulai di BUM Desa adalah usaha yang melibatkan masyarakat luas dan di himpun melalui Kelompok Usaha Bersama.
Suyatno menyatakan dengan tegas bahwa tugas utama  Pelaksana Operasional BUM Desa adalah menjalankan usaha dengan maksud meningkatkan kesejahteraan Warga masyarakat dan menghasilkan PA Desa.
Sumber Permodalan BUM Desa adalah dari Penyertaan Modal Desa (melalui APB Desa) dan penyertaan modal maayarakat.
Pada bagian penyertaan modal masyarakat BUM Des akan memberikan kesempatan kepada warga desa Tanjung Kesuma untuk berinvestasi di BUM Desa dengan membeli Saham  BUM Desa. Adapun nilai nominal saham BUM Desa Artha Jaya Kesuma adalah Rp. 100. 000,- Rp. 500.000 dan Rp. 1.000.000 ,-.
Saham ini akan dijadikan modal usaha di BUM Desa agar menghasilkan keuntungan dari kegiatan usaha produktif. Sesuai dengan AD/ART BUM Desa Artha Jaya Kesuma,  pembagian Sisa Hasil Usaha diatur sebagai berikut:
1. Kembali ke Saham 20%
2. Biaya Operasional  20%
3. Insentif Pengurus 40%
4. PAD 15%
5. Peningkatan SDM 5%
Pada bagian akhir Suyatno menyampaikan ajakan kepada selurih elemen masyarakat desa Tanjung Kesuma untuk melihat bahwa BUM Desa ini sebagai Badan Usaha yang berorientasi keuntungan agar bermanfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan menghasilkan PA Desa.
Seperti slogan motto BUM Desa "Mari Bersama Membangun Desa".

Minggu, 27 November 2016

Perangkat Desa Lakukan Pemeriksaan Beras Raskin


Aparat Pemerintah Desa Tanjung Kesuma didampingi Bhabinkamtibmas Desa Tanjing Kesuma melakukan pengawasan pembongkaran bantuan program RASKIN.


Menurut Sugianto, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa beras raskin datang sesuai dengan berat dan mutu yang baik.

Dari pemeriksaan dan penimbangan yang dilakukan Dinyatakan beras sudah sesuai dgn aturan yang sesuai, yakni berat 15kg dan layak untuk dikonsumsi.

Jumat, 18 November 2016

Musrenbangdes 2016

Tanjung Kesuma (17/11/2016)- Pemerintah Desa Tanjung Kesuma menggelar Musyawarah Pembangunan Desa tahun 2016.

Minggu, 11 September 2016

Idul Adha 1437H Desa Tanjung Kesuma

Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1437 H tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur.

Minggu, 21 Agustus 2016

Penutupan Rangkaian HUT RI Tingkat Dusun

Rangkaian Kegiatan peringatan HUT RI 71 tahun 2016 Tingkat Dusun VI yang diselenggarakan oleh Pemuda Karang Taruna Kesuma Dirgantara Dusun VI Tanjung Kesuma telah usai.
Agus Triono Ketua Pelaksana menyampaikan terimakasih atas partisipasi seluruh warga Dusun VI atas swadaya dan bantuan tenaga pikiran.
Ketua Karang Taruna menyampaikan apresiasi kepada Pengurus dan Anggota Karang Taruna Dusun VI dan seluruh panitia dan warga Dusun VI Tanjung Kesuma. Ini bisa dijadikan inspirasi bagi Dusun lain di Tanjung Kesuma
Sugianto HS. Kepala Desa menyampaikan penghargaan kepada panitia atas kerjasama dan semangat melaksanakan. Ini adalah kaderisasi dari tokoh pemuda sebelumnya.
Lomba balap Kelereng
Juara 1 Yoga
Juara 2 And
Lomba Makan Kerupuk
Juara 1 Irvan
Juara 2 Riska
Tusuk Balon
Juara 1 Adam
Juara 2 Aji
Lomba Balap Karung Ala GP
Juara 1 Adam
Juara 2 Bagas
Lomba Balap Dingklik
Juara 1 Andi
Juara 2 Adam
Lomba Joget Balon
Juara 1 Parsini
Juara 2 Parijah
Lomba Tarik Tambang
Juara 1 Ema
Juara 2 Sutiyem
Lomba Lari Beregu
Lomba Estapet Terong
Juara 1 Nanik dkk
Juara 2 Yati dkk
Lomba Sunggi Tampah
Juara 1 Yati
Juara 2 Iis
Terakhir adalah pengundian dan pembagian Doorprize berupa Kompor Gas, Dispenser, Strika, dan puluhan hadiah lainnya.

Sabtu, 20 Agustus 2016

Pemuda Dusun VI Meriahkan HUT RI 71 Dengan Aneka Lomba

Pemuda pemudi Karang Taruna Kesuma Dirgantara Dusun VI Tanjung Kesuma Hari ini (21 Agustus 2016) menggelar Kegiatan Peringatan HUT RI 71 tahun. Acara ini dimeriahkan dengan aneka lomba untuk semua kalangan peserta mulai dari Anak anak, Remaja hingga dewasa.

Agus Triono (Ketua Pelaksana) menyatakan bahwa acara ini terselenggara berkat kerjasama pemuda dusun, dan di dukung oleh warga Dusun VI Tanjung Kesuma. Tujuan Kegiatan ini adalah untuk memeriahkan peringatan HUT RI 71 tahub 2016 di tingkat Dusun.

Sugianto HS, Kepala Desa Tanjung Kesuma menyampaikan ajakan kepada seluruh warga untuk turut memeriahkan acara ini sekaligus untuk tidak melihat nilai hadiah. Jadikan ini sebagai acara untuk mengisi Peringatan HUT RI di Dusun VI Tanjung Kesuma. 

Pada kesempatan ini Kepala Desa Tanjung Kesuma membuka rangkaian kegiatan Peringatan HUT RI 71 tingkat Dusun.

Senin, 15 Agustus 2016

Persiapan HUT RI 71 tahun Tingkat Dusun

Pemuda Dusun VI Tanjung Kesuma menyelenggarakan Musyawarah Persiapan Peringatan HUT RI 71 tingkat Dusun.
Acara di buka Oleh Rustam Abadi S.Pd.I selaku Koordinator Pemuda Dusun.
Ahmaf Gunadi Kepala Dusun VI, megajak agar seluruh pemuda pemudi dusun agar konsekwen melaksanan kesepakatan yang dibuat.
Suyatno mengajak kepada pemuda pemudi Dusun VI untuk melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen memeriahkan HUT RI 71 sekaligus menghibur warga masyarakat.
Ia mengajak agar panitia bisa membuka kesempatan untuk peserta dari dusun tetangga terdekat.
Seluruh tokoh pemuda dan warga dusun dipastikan akan mendukung kegiatan ini.
Susunan Panitia Peringatan HUT RI 71 tingkat Dusun VI Desa Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur.
Minggu 21 Agustus 2016 pukul 08.00 - 22.00 wib.
Lokasi Lapangan Volly Dusun VI Tanjung Kesuma
Pelindung : Kepala Dusun VI
Penasehat :
Ketua RT 21
Saryono
Dwi Herwanto S.Si
Suyatno, S.P.
Ketua : Agus Triono
Sekretaris : Randi
Bendahara : Riyansah Muslim
Seksi Acara :
Rustam Abadi S.Pd.I
Erni Noviani, S.Pd
Seksi Perlombaan
Suwandi (Co)
Mahmud
Iwan Sofyan
Dkk.
Seksi Penggalan Dana
RT 21
Lukman & Mahmud, Ilham, Gusfanil
RT 20
Riki, Dani, Feby ,fikri
Seksi Perlengkapan
Iwan. S. dan seluruh anggota
Seksi Konsumsi
Ibu Ketua RT 21
Lomba Lomba:
A. Anak - anak
1. Balap Karung GP
2. Lari Kelereng
3. Balap kursi
4. Makan kerupuk balita
5. Berdiri satu Kaki
B. Remaja & Dewasa
1. Sepeda Lambat
2. Tarik Tambang
3. Kaki Tiga
4. Lari Tampah
5. Tusuk Balon
6. Futsal
7. Joget Balon
8. Estafet Terong
9. Dan perlombaan lain.
Untuk menyemarakkan acara ini panitia menyediakan Kupon Doorprize bagi warga masyarakat.

Senin, 08 Agustus 2016

Bertanam Kangkung Di Rawa Kangkung

Supardi 40 tahun warga Dusun VI Tanjung Kesuma membudidayakan Kangkung di lahan milik Agus Subandi. Lokasi ini disebut warga masyarakat sebagai Rawa Kangkung.

Rabu, 20 Juli 2016

Penyerahan SK & Pengambilan Sumpah Janji Pengurus KUBE Tunas Kesuma Oleh Kepala Desa

 Untuk menandai dimulainya Kegiatan KUBE Tunas Kesuma Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur, Sugianto HS. Kepala Desa Tanjung Kesuma menyerahkan Salinan Surat Keputusan Kepala Desa SK. Kepala No. 140/KUBE/01.3/2016 kepada Pengurus KUBE Tunasa Kesuma. Sebelum Penyerahan SK tersebut, Kepala Desa mengambil Sumpah Janji Pengurus Kube Tunas Kesuma.

Minggu, 10 Juli 2016

Kelompok Pengajian Keluarga Drs. Tugiran Siswanto Dan Ibu Kusmiah S.Pd.

Kelompok Pengajian Keluarga Drs. Tugiran Siswanto Dan Ibu Kusmiah S.Pd.
Didirikan pada Hari Sabtu 07 Syawal 1417H atau 15 Februari 1997.
Tujuan pendirian kelompok pengajian ini adalah untuk mempererat tali silaturahim anggota keluarga yang berasal dari Drs. Tugiran Siswanto dan Kusmiah S.Pd.
Untuk mewujudkan tujuan itu kelompok ini melaksanakan kegiatan antara lain:
1. Pertemuan Keluarga. Dilaksanakan 2 kali setahun. Pada bulan Syawal dan Rabiul awal
2. Arisan Semen
Dilaksanakan dengan nilai 2-4 zak semen.
3. Koperasi Keluarga
Dimulai dengan saham Rp.2.500,- per saham.  Hingga juli 2016 nilai.saham berkembang menjadi Rp. 1.662.267,-/saham. Dengan jumlah saham 63 saham.
4. Penggalangan Dana Sosial
Bertujuan untuk membantu anggota keluarga yang sakit. Penyaluran dana menggunakan kriteria nilai berbeda berdasarkan tingkatan  sakit, opname  dan sakit berat.
5. Penggalangan Dana Sukarela.
Bertujuan untuk membantu tuan rumah tempat acara pengajian keluarga dilaksanakan.
Pada pelaksanaan Pertemuan Keluarga yang ke 19 tahun (Senin, 11 Juli 2106) Salim, selaku Koordinator Pengajian Keluarga menyampaikan harapan agar kegiatan ini bisa berlangsung terus sampai turun temurun. Oleh karena itu ia mengajak agar seluruh anggota keluarga bisa mempererat tali silaturahmi antar keluarga.
Dalam sambutan Sugianto H.S.Kepala Desa Tanjung Kesuma menyatakan apresiasi atas pelaksanaan pengajian keluarga. "Oleh karena itu saya dan keluarga menyatakan diri untuk melebur dengan kelompok pengajian keluarga ini", ujarnya.
Ia berpesan agar keeratan anggota keluarga tetap terjaga. Maka ia mengajak kepada anggota keluarga yang muda untuk mendorong makin antusias nya anggota keluarga untuk berkumpul.
Ustad Nur Fauzan, S.Pt. dalam tausiyah menyampaikan pesan untuk menjaga kekokohan keluarga. Kaitan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional, bahwa keluarga adalah pondasi paling utama bagi kekokohan sebuah negara.
Dalam melaksanakan amanah menyatukan keluarga, pasti ada ujian, dan tantangan.
Harus ada keyakinan bahwa Islam adalah agama yang bisa menyelesaikan semua masalah kehidupan.
Kekuatan utama keluarga adalah kekompakan. Hal inilah yang bisa menjadi pengaruh kuat bagi lingkungan sekitar.

Selasa, 05 Juli 2016

Sholat Idul Fitri Pertama di Dusun VI Tanjung Kesuma

Umat muslim Dusun VI Tanjung Kesuma melaksanakan Sholat Idul Fitri 1437 H di Masjid Al Huda Dusun VI Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Ini adalah Sholat Idul Fitri yang pertama kali dilaksanakan di Dusun ini.
Dalam Sholat Idul Fitri 1437H ini bertindak sebagai Imam adalah Bpk. Agus Subandi. Sedangkan bertindak sebagai Khotib adalah Bpk. Ngatino.
Dalam Khotbah Idul Fitri, khotib berpesan kepada seluruh umat muslim untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Khotib juga berwasiat agar seluruh warga desa bisa meningkatkan rasa cinta dan rasa memiliki desa.
Usai khotbah idul fitri, jamaah Sholat Idul Fitri melanjutkan dengan membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad sembari bersalam salaman.

Jumat, 01 Juli 2016

Kartu Lebaran Online, Pemerintah Desa Tanjung Kesuma

Segenap Jajaran Pemerintah Desa Tanjung Kesuma, Pengurus dan Anggota BPD, LPMD & Karang Taruna Kesuma Dirgantara Desa Tanjung Kesuma Mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H" Mohon Maaf Lahir Batin

Tertanda:
Sugianto HS (Kepala Desa)
Kusno Waluyo, S.Pt., MM. (BPD)
Mulyanto, S.Pd. (LPMD)
Ahmad Khusaini, A.Md. (Karang Taruna)

Kamis, 23 Juni 2016

Pembangunan Siring Jalan

Pembangunan Siring Jalan di Desa Tanjung Kesuma di mulai. Seperti yang dilaksanakan di Jl. Mataram RT. 20 Dusun VI Tanjung Kesuma.
Pembangunan ini dikerjakan oleh warga dusun VI Tanjung Kesuma.

Selasa, 21 Juni 2016

Kube Tunas Kesuma Akan Selenggarakan Kemitraan Budidaya Pepaya

Dalam rangka meningkatkan fungsi dan nilai ekonomi lahan pekarangan, warga Tanjung Kesuma membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tunas Kesuma.

Pada tahap awal, Kube Tunas Kesuma akan menggulirkan program kemitraan budidaya pepaya kepada masyarakat Desa Tanjung Kesuma.

Pengurus Kube Tunas Kesuma yang terdiri dari Suyatno, Saryono, Ahmad Khusaini dan Suwarto mulai melakukan sosialisasi di Dusun VI Tanjung Kesuma pada Selasa 21 Juni 2016.

Selasa, 31 Mei 2016

Gotong Royong Pembenahan Saluran Darinase Jalan

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pembangunan Desa, Warga Dusun VI Tanjung Kesuma Kesuma melaksanakan Gotong Royong penggalian parit jalan.
Kegiatan yang di pusatkan di Jalan Mataram Dusun VI Tanjung Kesuma ini di lakukan dengan sistem kapling. Masing-masing warga mendapat bagian lokasi penggalian sepanjang 2 meter.
Gotong royong dengan cara ini dilakukan agar setiap warga dapat berperan aktif dalam kegiatan itu. Meskipun awal pengerjaan gotong royong tersebut dilaksanakan secara serentak, namun penyelesaian pekerjaan di serahkan kepada masing masing warga.

Senin, 23 Mei 2016

Pemilihan Anggota BPD Serentak di Desa Tanjung Kesuma

Pada Minggu 22 Mei 2016 Desa Tanjung Kesuma melaksanakan pemilihan Anggota BPD secara serentak di 6 Dusun. Pemilihan ini di selenggarakan di masing-masing rumah Kepala Dusun, dengan panitia Kepala Dusun dibantu oleh perangkat desa.

Menurut Sugianto HS, Kepala Desa Tanjung Kesuma,  Pemilihan ini dilaksanakan karena masa bakti Anggota BPD periode 2011 - 2016 akan berakhir pada 25 Mei 2016, maka sebelum itu perlu dilaksanakan pemilihan. " Tugas dan Fungsi Anggota BPD adalah sebagai wakil warga masyarakat, dalam Menampung aspirasi. Tugas lainnya adalah Membahas Raperdes dan Membatu mengawasi Kinerja Kepala Desa."

Menurut Sugianto , syarat menjadi Anggota BPD secara umum adalah sebagai berikut:
1. Minimal usia 20 tahun atau sudah menikah
2. Pendidikan Minimal SLTP
3. Tidak boleh merangkap Perangkat Desa
4. Jumlah Anggota BPD ditetapkan secara Gasal
5. Belum Pernah 3 kali berturut turut menjabat sebagai anggota BPD.
6. Berdomisili di dusun setempat

Mengenai jumlah Anggota BPD dalam satu desa, mengacu pada aturan :
Jika jumlah penduduk 1000- 3000 jiwa = 5 orang Anggota BPD, 3001 - 5000 jiwa  = 7 orang dan
5001 lebih jiwa = 9 orang. Mengingat jumlah penduduk Desa Tanjung Kesuma ada di kisarang 3001 - 5000 maka Desa Tanjung Kesuma akan memiliki 7 orang Anggota BPD.

Karena di DesaTanjung kesuma  memiliki 6 dusun, maka masing-masing dusun diberi kesempatan untuk memiliki 1 Anggota BPD. dengan pengecuaian dusun 3 diharuskan memiliki 2 anggota BPD. Alasan utamanya adalah jumlah penduduk tertinggi ada di Dusun 3 Tanjung Kesuma

Kepala Dea Tanjung Kesuma berpesan kepada seluruh warga Tanjung Kesuma yang diundang dalam acara pemilihan, dan memenuhi syarat diperbolehkan mencalonkan diri untuk menjadi anggota BPD.

Pada pemilihan Anggota BPD diperoleh hasil sebagai berikut:
Dusun I = M. Muhaimin,
Dusun II = Okta Purwanto,
Dusun III = Pariyah
Dusun IV = Elis,
Dusun V = Asep Sutisna,
Dusun VI = Pak Sudarto


Senin, 02 Mei 2016

Refleksi HUT Tanjung Kesuma ke-63 Tahun 2016

Genap 63 Tahun Berdirinya desa Tanjung Kesuma, Group Facebook Pemoeda Tanjung Kesuma menggelar Diskusi Interaktif Online #02. Diskusi bersifat terbuka bagi anggota group sebagai wahana bertukar informasi, berbagi ide, pendapat dan gagasan sesuai tema "Menelaah Makna HUT Desa".

Untuk mengantarkan tema diskusi diatas, Suyatno (yatnolensa) selaku fasilitator diskusi interaktif online memberikan pertanyaan antara lain:
1. Apa pendapat Anda tentang Hari Ulang Tahun Desa?
2. Perlukah di peringati?
3. Apa sisi penting Peringatan HUT Desa bagi kita sebagai Warga Masyarakat dan Desa sebagai Lembaga ?

Berikut ini Isi Diskusi Intaktif Online:
Dadang Suryana:
Memperingati hari lahir desa tanjung kesuma sebuah mementum penting agar kita mengetahui dan mengingat kembali awal mula terbentuknya desa ini .
Dan sangat tdk berlebihan kalau momen ini di peringati.
Contoh kecil. Kumpul Bersama.acaranya bisa perenungan, atau berdiskusi dengan pelaku sejarah awal merintis desa tanjung kesuma .

Momentum seperti ini jangan sampai lewat begitu saja. Ini menjadikan sebuah sejarah awal utk memberikan kesadaran dan kepedulian terhadap desa.
Seperti yg di sampaikan bu Destri Mawati tdk harus menghamburkan uang dgn pesta.
Dgn perenungan dan kalau pun ada yg bersedia membuatkan tumpeng nasi itu lebih baik.
Bisa juga satu bulan ini logo 63 thn tanjung kesuma di pakai profil setiap pengguna sosmed warga desa tjg ksma

Destri Mawati:
Hut desa adalah hari ulang tahun semua warga desa.seyogya nya hari ulang tahun di mana kita sebagai warga melihat kembali kekurangan dan kelebihan diri.sudah berbuat baik apakah kita pada desa yg telah membesarkan kita dgn kedamaian lingkungan nya. Sudah kah kita memajukan desa kita atau setidak nya ikut berpartisipasi dalam program2 kemajuan sebuah desa. Sehingga pada akhir nya perayaan hut desa tidak hanya dgn menghamburkan uang dgn pesta nya. Tetapi mampu menggerakkan semua warga demi terciptanya desa yg yg di impikan semua warga.

Destri Mawati: Setuju dgn semua nya,memajukan sebuah desa bisa di lakukan dgn kesadaran diri,menyingkirkan duri di jalan,menutup jalan berlubang, keikut sertaan koperasi desa dgn lumbung desa, dan tentunya harus ddngan dukungan aparatur desa. Dan semua warga nya dgn semangat goyong royong dan ramah tamah yg mjd ciri khas warga sebuah desa.
Selamat ulang tahun desa tanjung kesuma..

Chaidir Ar:

HUT lahir desa kita,,layaknya sebuah kelahiran yg usianya diperingati 63th bisa disebut telah dewasa atau tua renta, ada baiknya jika Tiap Jejak usia desa ini bisa jadi bahan Resolusi dan instrospeksi bagi kita sang jiwa dari desa

Iwan Jeruk:

Slmt hri ulng thun desa ku t.kesuma...
Stju dngn apa yg di ktkn mas dadang. Mmpringti hri ultah dsa bkan hal yg berlbihn. Spya smua tau sjrh dsa kta sndri. Dan apa yg pernh kita perbuat untk mmjukn dsa kita.


Refleksi:
Hari Ulang Tahun Desa 
Mengais Asa di tengah Kearifan Lokal yang Hampir "Binasa"
Oleh Fasilitator Diskusi (Suyatno)

Hari Ulang Tahun Desa tidak identik dengan mulainya warga datang dan membuat pemukiman pada sebuah lingkungan. Tapi Ulang Tahun Desa adalah peringatan terhadap waktu satuan2 pemukiman yang di definitif kan menjadi desa.
Baik dari Lingkungan yang sebelumnya merupakan umbulan dari desa induk maupun pemukiman yang dibentuk karena program transmigrasi.

Keduanya memiliki kesamaan. Mulai mendirikan kampung dilokasi yang dulunya hutan rimba atau semak belukar.

Keduanya sama sama berjuang agar bisa bertahan hidup disana. Juga ada sebagaian warga yang mau bersusah payah menjadi pamong desa.

Terbayangkah seorang pendiri desa, mesti bersusah payah bertahan hidup untuk.diri.dan keluarganya, tapi juga berjuang keras agar desanya hidup. Mereka harus berjuang agar Bisa Memiliki jalan, fasilitas umum, mencetak sawah, membangun sistem.pemerintahan dan seterusnya .

Banyak kearifan lokal dan peradaban yang berhasil di bangun sebagai pondasi awal berdirinya sebuah desa. Partisipasi, gotong royong, rukun kematian, janggolan, Siskamling, dll adalah bukti keberhasilan para pendiri desa merancang dan membentuk nilai nilai sosial tumbuh di tengah warga masyarakat.

Kita bergerak maju hingga detik ini. Apakah yang bisa kita lihat dan rasakan?
Apakah nilai sosial dan.peradaban yg telah dirintis oleh pendahulu masih bisa kita rasakan? Atau telah mengalami pemudaran?
Apapun jawabannya mengandung potensi pertanyaan berikutnya.

jika nilai sosial itu masih ada bersedekah kita menjaga dan memelihara?
Jika nilai itu memudar apakah kita juga bersedia memolesnya kembali agar jangan tampak usang karena jaman?

Atau bersedia menemeukenali nilai sosial baru yang kemudian berkenan menabur = membagikan
Memupuk = membesarkan, menjaga dari terusan modernisasi atau menyelaraskan dengan kemajuan jaman.?

Siapapun kita, jika masih mencantumkan alamat di sebuah desa, maka punya kesempatan yang sama untuk berperan. Menjaga bangunan sosial, tradisi dan peradaban yg telah ada, dan tetap menjadikannya spirit.

Jika mungkin, karena kita adalah generasi penerus dari para pendiri desa, baik karena lahir besar di desa, atau lahir, besar dan tinggal di desa, atau besar tinggal di Desa sampai kita tinggal di Desa.

Jika desa akan ada hingga akhir jaman, kita sama sama tidak tahu akan ada berapa generasi penerus yang nantinya akan tetap menggunakan nama desa ini.

Jika saat ini kita bangga menjadi.warga desa, maka Kita bisa menularkan kebanggan itu. Namun jika kita merasa biasa saja tinggal.di desa, maka kitapun bisa menularkan sikap yg biasa biasa saja.

Peringatan HUT Desa itu Penting, sebagai momentum mengingat historis desa. Mengambil nilai dan makna akan kelahiran dan berdirinya desa.

Peringatan HUT Desa tak selalu identik dengan acara seremonial yang menghamburkan biaya, tetapi bisa dilakukan dengan cara sederhana tapi penuh makna.

Peringatan HUT desa bukanlah ajang adu gengsi, karena sebetulnya saatnya introspeksi.
Bagi Warga desa,
Untuk mempertanyakan "Sumbangsih apakah yang sudah German Dan Alan saya Iberian untuj Desa saya"?
Bagi Pemerintah Desa, organisasi, lembaga, kelompok, perkumpulan:
Apakah saat ini sudah menjalankan tupoksi secara optimal untuk memberikan pengayoman dalam dan perlindungan pada semua sendi kehidupan masyarakat desa?

Peringatan Ulang Tahun Desa di lakukan dengan perenungan bisa.jadi memberikan makna dalam ketimbang perayaan yang berisi seremonial.

Tak kan mengubah apapun, kecuali warga dan seluruh elemen desa memang mau melakukan perubahan menuju desa yang maju di tengah kemajemukan pola pikir, dan mandiri membawa peradaban untuk masa depan.

Salam warga desa.

Web: https://web.facebook.com/groups/pemudatanjungkesuma/
Email: pemudatanjungkesuma@groups.facebook.com

Sabtu, 30 April 2016

63 Tahun Tanjung Kesuma

Bulan Mei 1953  merupakan waktu berdirinya desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. (Sumber: Monografi Desa Tanjung Kesuma).

Hingga Mei 2016, Desa Tanjung Kesuma memasuki usia 63 Tahun.

Segenap Admin Blog www.tanjungkesuma.blogspot.com
mengucapkan :
"Dirgahayu Desa Tanjung Kesuma Ke-63"
"Semoga menjadi Desa yang Maju ditengah Kemajemukan dan Mandiri Membangun Peradaban"



Selasa, 12 April 2016

Karang Taruna Kesuma Dirgantara Bahas Saung Pintar Edukatif

Selasa 12 April 2016 Karang Taruna Kesuma Dirgantara menggelar rapat Pengurus dalam rangka membahas Rencana Pembuatan Saung Pintar Edukatif.
Ahmad Khusaini (Ketua Karang Taruna), membuka pertemuan ini dengan mengajak seluruh pengurus KTKD untuk memusyawarahkan Penawaran lokasi dari Drs. Hi. Miliki Suryadi untuk dikelola pemuda melalui Karang Taruna.

Chaidir Ar (Ketua Bidang Ekonomi Produktif) memaparkan konsep Saing Pintar Edukatif. Ia menyampaikan bahwa penawaran  Ini adalah momentum yanga sangat jarang, dan merupakan keberuntungan bagi Karang Taruna Kesuma Dirgantara merupakan Tanggung jawab organisasi.

Konsep ini adalah hasil kolaborasi pemikiran dari pengurus Karang Taruna, Kepala Dusun, Majelis Pertimbangan Karang Taruna. Lebih lanjut Chaidir menyampaikan bahwa pembahasan konsep malam hari ini adalah akan menjadi bahan untuk membuat Memorandum Of Understanding (MOU.)

Dadang: Perlu Kesepakatan dalam organisasi satu persatu pengurus yang hadir perlu menyampaiakn pendapat mengenai rencana ini  sehingga bisa segera diputuskan rencana
Dudu Budianto : Setuju dengan Konsep ini dan perlu di penjelas dalam hal penggunaan lahan.
Rohman:  Sepakat, Perlu diperjelas soal tanam tumbuh yang ada dilokasi dengan pemilik.
Firman: Konsep ini bagus, karena mengacu ke pendidikan dan permainan.
Sastia (MPKT) : Perlu Komitmen dalam tahap perintisan kegiatan.
Yogi : Konsep awal ini perlu dijalankan .
Aris : Bagus, ini peluang yang langka. Konsep ini ada beberapa yang harus sepakati sebagai prioritas untuk dilaksanakan.
Perjanjian.
Yatno (MPKT): Perlu pendelegasian resmi kepada Bidang terkait untuk.melaksanakan program ini. Perlu ada SK penunjukan Tim Pengelola Saung Pintar. Perlu mekanisme dan aturan main yang jelas.
Program ini adalah rintisan untuk kegiatan jangka panjang. Maka perlu persiapan dan pembahasan yang intensif. Perlu kreatifitas dan pengayaan konsep terus merus agar kegiatan ini menarik pihak lain untuk datang.
Niar: Setuju dengan Konsep ini






PAUD Mutiara Aisyiyah Tanamkan Akhlak dan Kepedulian Sejak Dini

Sholat Duha Berjamaah - Dok Edi Asmiri
Beragam cara dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan beribadah sejak dini. Seperti yang dilakukan PAUD  Mutiara Aisyiyah Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur. dibawah bimbingan para tenaga pendidik, siswa-siswi sekolah tersebut dibimbing untuk melaksanakan beberapa kegiatan rutin.

Menurut Edi Asmiri, S. Sos.I  mendampingi Kuslina Susiati,S.Ag (Kepala Sekolah), menyatakan bahwa kegiatan rutin harian siswa sebelum belajar adalah Sholat Duha berjamaah.
Upacara Bendera Hari Senin - Dok Edi Asmiri
Sedangkan Pada hari Senin dilaksanakan Upacara Bendera yang bertujuan melatih kedisiplinan anak dan menanamkan rasa cinta tanah air.

Untuk melatih rasa peduli sosial kepada sesama, Tendaga Pendidik PAUD Mutiara Aisyiyah juga membimbing siswa siswinya untuk peduli kepada sesama. Pada Selasa 12 April 2016, Tenaga Pendidik mengajak siswa siswi untuk mengumpulkan Koin Pduli Keselamatan Pengguna Jalan Purbolinggo.

Penggalangan dana ini dilakukan dengan cara menyediakan Kotak Koin Peduli disekolah tersebut, yang rencananya akan digunakan untuk membeli material (Batu dan pasir) menimbun lubang- lubang menganga di jalanan yang dikhawatirkan bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Penggalangan Dana Peduli - Dok Edi Asmiri
Kegiatan Sosial ini rupanya di sambut antusias oleh siswa siswi PAUD Mutiara Aisyiyah. Terbukti mereka dengan sukarela memasukan koin yang udah mereka siapkan dari rumah.

Sampai bulan April 2016 tercatat jumlah siswa 120 anak, yang terdiri dari  5 kelas Taman Kanak Kanak (TK), 1 kelas KIBER  sehingga jumlah keseluruhan adalah 6 kelas.

Berikut nama Tenaga Pendidikan PAUD Mutiara Aisyiyah Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur

Foto Bersama Siswa dan Pengajar Kelas B - Dok Edi Asmiri
1. Kuslina Susiati,S.Ag (Kepala Sekolah)
2. Suyasmi, S.Pd. AUD
3. Suparminah, S.Pd. AUD
4. Susanti, S. Sos.I
5. Suprihatin, S. Pd. AUD
6. Lilis Wahyuni, S. Pd. AUD
7. Fitrinuraini, S. Pd
8. Edi Asmiri, S. Sos. I
9. Suprihatin, Amd.
10. Asmara tantria
11. Siti Jaenah
12. Nurhatifah
13. Nurhaety

Senin, 11 April 2016

Jual Beli Pisang, Bisnis Main "Sikat " atau "Sisir "

Oleh : Dadang Suryana

Berbincang tentang inspirsi usaha bisa dilakukan dengan santai dimanapun dan kapanpun. Di sela waktu menunggu rekan-rekan ronda (jaga malam), saya berbincang dengan Pak Ijan. Tempat obrolannya tepat di pojok Pos Kamling RT 14 Dusun IV Tanjung Kesum.

Ijan adalah warga dusun IV Desa Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur yang sehari-hari bermata pencaharian sebagi petani. Namun Ijan adalah sosok pekerja keras. Selain bertani ia pun berusaha mencari tambahan penghasilan dengan berjualan pisang dan hasil bumi lainnya.  

Dalam obrolan santai di sebuah pendopo, (kerap disebut pendopo inspirasi) Ijan mengaku telah merencanakan kegiatan sesudah panen padi selesai. Ia akan mencari buah pisang, buah nangka dengan cara berkeliling kampung. Pekerjaan ini dikui Ijan sebagai salah satu profesinya. 

"Usaha dagang buah pisang itu bisnis maen "sikat atau maen sisir ", aku Ijan.

Suami dari Rokayah ini sangat piawai dalam mengumpulkan buah pisang. Ia meberkeliling mencari dan membeli pisang milik warga. Sembari berjalan, Ijan menyapukan pandangan ke pekarangan atau kebun yang ada tanman pisang. Jik ketemu batang pisang yang telah cukup umur, ia kemudian menemui pemiliknya untuk membeli pisang tersebut.

Dalam sehari Ijan mampu mengumpulkan 50 sisir pisang. Ijan pun tak kesulitan menjual pisang-pisang tersebut. Adayang langsung di kirim ke para penjual gorengan, Sebagian juga ada yang ia peram (agar matang) jika ada pesanan buah pisang matang.

Ijan mengaku dari usaha jual beli pisang ini sangat membantu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Sabtu, 02 April 2016

LPJ Swadaya Siskamling Warga Dusun & Sarasehan Bersama Nur Fauzan (Komisi III DPRD Lampung Timur)

Isi Laporan Pertanggung Jawaban Swadaya  Siskamling Dusun IV Tanjung Kesuma
Hari Sabtu 2 April 2016
Di Kediaman Bapak Dadang Suryana

A. LATAR BELAKANG
Pada hari Sabtu, Tanggal 16 Januari 2016  di laksanakan rembuk warga Kediaman Bpk. Dadang Suryana . Acara ini bertujuan  untuk membahas tentang Keamanan Lingkungan di Dusun IV.
Acara ini diprakarsai Kepala Dusun IV ini dihadiri oleh puluhan warga, Kepala Desa Tanjung Kesuma, Kasi Keamanan dan Ketertiban, Kaur Pemerintahan, Kasi Pertanian, Anggota LPMD, RT dan tokoh pemuda.

Dalam rembuk warga tersebut disepakati beberapa hal sebagai berikut:

1. Akan dilaksakanan pemasangan  lampu penerangan di batas luar dusun sebanyak 35 titik dengan sumber arus litrik yang berasal dari swadaya 35 rumah warga terdekat. 

2. Perincian Biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan pemasangan ini adalah sebagai berikut:
a. Pembelian Kabel (1.700 m) : 35 roll x Rp. 150.000,- = Rp. 5.250.000
b. Pembelian Lampu : 35 bh x Rp. 25.000,- = Rp.    875.000,-
c. Perlengkapan (piting, saklar, isolasi  dll) = Rp.    630.000,-
Jumlah Total = Rp. 6.775.000,-

3. Biaya ini diharapkan  berasal dari Swadaya Warga Masyarakat Dusun IV
sejumlah  193 Kepala keluarga.
Nilai Swadaya per Kepala Keluarga adalah Rp. 6.775.000,- : 193 KK = Rp.35.000/KK

4. Untuk Melaksanakan Program ini dibentuk kepegurusan Sebagai Berikut:
Ketua : Slamet
Sekretaris        : Elis Suryaman
Bendahara      : Uus Sofyan
Humas.             : Sabar, Yuniarto, Simin, Hamim.

5. Pembahasan perubahan jadwal ronda di Dusun IV yang akn diberlakukan dalam waktu   sesingkat-singkatnya

B. PELAKSANAAN KEGIATAN

Untuk menunjang pelaksanaan Rencana diatas, maka panitia pelaksana telah melaksanakan kegiatan sebagai Berikut:
1. Penarikan Swadaya Kepada Masyarakat (Data Nama dan Perolehan Terlampir)
2. Pembelanjaan Peralatan dan perlengkapan
3. Pemasangan Lampu di batas luar dusun secara Gotong Royong

C. EVALUASI

Berdasarkan kgiatan yang telah dilaksanakan maka pengurus mencatat beberapa hal sebagai berikut:
1. Tingkat Partisipasi Warga Dusun IV sebanyak 102 KK dari 193 KK (52,85 %)
2. Realisasi  Target Dana Adalah    Rp. 3,195,000  dari Rp. 6.775.000 (47,16 %)

D. REKOMENDASI

Berdasarkan Evaluasi Tersebut diatas maka Kami selaku pelaksana Kegiatan Merekomendasikan:
1. Perlunya Tindak Lanjut dari Program ini, karena lampu yang terpasang sangat mungkin mengalami kerusakan. Oleh karena itu perlu di pikirkan lagi bagaimana Biaya perawatan
2. Perlu Dukungan Pemerintah Desa Tanjung Kesuma Khususnya Kepala Seksi Umum , LPMD Seksi Keamanan dan Ketertiban,  dan Lembaga Desa Lainnya Untuk meningkatkan Partisipasi Warga Dusun IV dalam hal kesadaran Siskamling

E. PENUTUP

Demikianlah Laporan Pertanggungjawaban ini kami buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Atas Perhatiannya kami ucapkan terimakasih

Tanjung Kesuma 01 April 2016
Ditandatangani oleh
SLAMET (Ketua Pelaksana)
ELIS SURYAMAN (Sekretaris)
UUS SOFYAN (Bendahara)
Mengetahui
Kepala Dusun IV
SUSWANTO

Pelaporan ini disambut baik oleh warga masyarakat Dusun IV, Kepala Dusun IV, Kepala Desa Tanjung Kesuma.
Dalam Sambutannya Suswanto (Kadus IV) menyampaikan ucapan terimakasih kepada Warga Dusun IV yang telah membayar iuran Swadaya Siskamling.
Sementara Sugianto Kepala Desa Tanjung Kesuma menyampaikan rasa salut kepada warga dan tokoh pemuda yang telah berinisiatif melakukan pemasangan lampu batas luar dusun, sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban Lingkungan.


Usai acara LPJ Swadaya, dilanjutkan dengan acara Sarasehan dalam rangka Reses Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur  Fraksi PKS Komisi III Infrastruktur Pembangunan
Bapak Nur Fauzan, S.Pt .

Pada kesempatan ini Nur Fauzan menjelaskan mengenai kegiatan Reses. "Reses adalah satu waktu dimana anggota dewan diberi fasilitasi oleh pemerintah untuk terjun ke masyarakat. Guna menyerap aspirasi dan masukan terhadap program pembangunan di Kabupaten Lampung Timur", paparnya.

Selaku anggota legislatif, ia mengaku sudah dan sedang berupaya terus menerus agara proses pembangunan (terutama infrastruktur) di Kabupaten Lampung Timur bisa berjalan efektif. "Jika melihat proses pembangunan yang lambat merasa gregetan, meski kita tahu bahwa anggaran untuk Infrastruktur di Lampung Timur mencapai 260 Milyar Rupiah. Kami selalu mendoronga agar pembangunan bisa dilaksanakan terutama jalan yang mengalami kerusakan"

Fauzan menambahkan bawa pada tahun 2016 jalan utama Purbolinggo statusnya diserahkan kepada kabupaten. "Kami di Komisi 3 sudah berupaya keras untuk mengusulkan untuk perbaikan pada sektor infrastruktur. Terutama jalan poros yang menjadi akses utama kegiatan ekonomi masyarakat Purbolinggo.  Pemerintah memang perlu memprioritaskan dana untuk membangun sesuai dengan kebutuhan. Misalnya dibangun dahulu pada jalan jalan utama baru kemudian di jalan yang ada di dalam lingkungan warga masyarakat", tegasnya

Pada kesempatan ini Ketua DPD PKS Lampung Timur juga menyinggung mengenai Pembangunan Pasar Purbolinggo yang mengalami ketrlambatan penyelesaian. " Karena ini merupakan bagian program dari Komisi 3. Sekarang ini kami mndorong agar di fokuskan pada penylsaian  pembangunan, agar para pedagang dan pemilik lama mendapat prioritas tempat dan bisa sgra beraktifitas. Komisi III membrikan Tenggat waktu kepada panitia pembangunan agar segera menyelesaikan", paparnya.

Nur Fauzan juga menginformasikan tentang Program untuk mendorong kegiatan Keagamaan di Masjid dan TPA di Desa Tanjung Kesuma. Kemudian memfasilitasi satu kelompok tani dan kelompok Ternak.  Namun demikian Nur Fauzan mengingatkan agar Proses dan mekanisme di kelompok perlu dilaksanakan dengan baik. Bentuan juga dikelola dan dilaksanakan sebaik-baiknya. Sekalipun dana hibah , harus dikelola dengan baik agar berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.    

Pada akhir acara, Nur Fauzan berpesan agara kegiatan yang memiliki nilai karifan lokal seperti swadaya Siskamling tetap dipelihara dan di kembangkan. Untuk mendukung itu Nur Fauzan menyerahkan dana Reses kepada Ketua Panitia Swadaya Kegiatan Siskamling Dusun IV (Slamet) untuk keperluan perawatan dan penambahan pemasangan lampu di dusun IV.